Jumat, 23 November 2018

 

A.PENGERTIAN TWEENING

Tweening adalah proses membuat sebuah animasi pergerakan dengan cara memberikan perubahan pada bentuk atau posisi objek dengan menentukan keyframe awal dan akhir sehingga terbentuk frame-frame .Fungsi utama tweening adalah untuk menggerakan objek dari satu titik ke titik lainnya.

B.CARA KERJA TWEENING 

cara kerja tweening adalah dengan cara menentukan dua poin keadaan pada objek awal dan akhir, sedangkan macromedia flash membuat rangakain gerakan diantaranya, sehingga menghasilkan gerakan yang halus, perubahan letak,ukuran, rotasi,bentuk maupun warna.

C.PEMBUATAN ANIMASI DASAR MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH DAN PENERAPAN TEKNIK ANIMASI TWEENING

  1. .Frame by frame Animation

     Dibuat dengan cara mengubah isi frame-frame yang berurutan secara manual.
     Contoh Animasi Frame By Frame Dengan langkah berikut:
    • Buka Macromedia Flash dan buat dokumen flash baru
    • Tempatkan objek lingkaran menggunakan Oval tool beri warna merah di sudut kiri atas stage
    • Pilih frame2, kemudian pilih menu insert>Blank keyframe
    • Buat objek lingkaran yang lebih besar dari sebelumnya buat lingkaran yang lebih kecil
    • Buat objek lingkaran yang lebih besar dari sebelumnya diatas sebelah kanan
    • Pilih frame 3, pilih menu insert >blank keyframe buat lingkaran yang lebih kecil
    • Klik frame 1,tekan tombol F5 sebanyak 4 kali
    • Klik frame 6,tekan tombol F5 sebanyak 4 kali
    • Klik frame 11, tekan tombol F5 sebnyak 9 kali
    • Tekan tombol Enter atau  Ctrl+Enter untuk menjalankan Flash Player

    2.Motion Tween Animation

    • Buat file baru>new file
    • Buat Objek Lingkaran disisi kiri stage
    • Pilih objek lingkaran yang baru , klik kanan lalu pilih menu Convert to Symbol dan ketik nama bola lalu klik OK
    • Klik frame 1, klik kanan pilih Create Motion Tween 
    • Pada frame 20 lalu klik kanan dan perbesar ukuran dengan menggunakan Free Transform Tool
    • Tekan Enter atau Ctrl+Enter untuk menjalankan

    3.Motion Guide Animation

    Dipakai untuk mengatur pergerakan objek agar mengikuti  alur gerak tertentu
    Contoh:
    • Klik kanan pada layer, lalu pilih menu Add Motion Guide
    • Klik frame 1
    • klik Line Tool, buat alur pergerakan dari posisi awal hingga posisi akhir
    • Buat Garis melengkung menggunakan selection Tool
    • Jalankan(Enter atau Ctrl+Enter)

    4.Shape Tween Animation

    Berfungsi untuk membuat animasi perubahan bentuk shape (Objek Bidang)
    Contoh:
    1.
    • Buat file baru->New File
    • Buat objek Lingkaran Di sisi kanan stage
    • Klik Frame 20, lalu klik kanan dan pilih menu insert Blank keyframe
    • Buat objek kotak disisi kanan stage
    • pilih Tween dibagian bawah dan pilih "Shape"
    • Ctrl+Enter
    2.
    • Buat lingkaran di sebelah kiri 
    • Lalu klik dibagian frame 25, klik kanan dan pilih "
    • pilih dan klik text tool untuk membuat text yang akan dijadikan motion shape
    • lalu tulis text
    • tekan tombol ctrl+b
    • tekan kembali ctrl+b kedua kalinya
    • arahkan kursor pada frame 10 dan klik, tulisa akan hilang
    • lalu pilih "tween" dibagian bawah pilih "shape"
    • Ctrl+enter

    5.Menambah Shape Hint

    Menentukan titik mana yang terkait antara bentuk shape awal dan shape akhir,
    Langkah:
    • Klik frame 1
    • Klik  menu modify-shape-add shape hint
    • Drag shape hint(Huruf a kecil dalam lingkaran )ke tepi atas lingkaran 
    • Pilih frame 20
    • Drag shape hint(huruf a kecil dalam lingkaran) ke bawah persegi
    • Enter

    6.Masking Animation

    Animasi yang menyembunyikan atau menutupi suatu objek dengan objek lainnya, sehingga objek yang menutup terlihat transparan dan menyatu dengan objek yang ditutupi.
    Langkah:
    • Buat file baru
    • Buat text tool dan buatlah tulisan misalnya "ANIMASI"
    • Klik frame 30 lalu klik insert -layer
    • Double klik pada layer baru dan beri nama mask
    • Pada frame 1 layer mask buat sebuah objek lingkaran
    • Klik frame 30 pada layer mask klik kanan insert-Keyframe
    • Pindahkan objek lingkaran ke sisi kanan teks
    • Beri Tween Motion pada layer mask
    • Klik kanan pada layer Mask Pilih Mask
    • Enter
     

Rabu, 07 November 2018

RABU,8 NOVEMBER 2018
MAPEL :ANIMASI 2D
Kelas     :XI MM1

PRINSIP DASAR PEMBUATAN ANIMASI 2D (Vector)

A.PENGERTIAN ANIMASI

Animasi dapat dikatan sebagai proses membuat objek atau gambar diam diproses sedemikian rupa sehingga menjadi seakan-akan bergerak atau hidup.

B.JENIS-JENIS ANIMASI

    Pada dasarnya Animasi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

    1.Animasi Tradisional (traditional Animation)

       Dinamakan tradisional karena teknik animasi ini yang digunakan pada   saat pertama kali dikembangkan.

    2.Animasi Stop-Motion

Teknik membuat animasi/film/movie yang dibuat seolah-olah potongan-potongan gambar menjadi saling berhubungan satu sama lainnya sehingga membentuk suatu gerakan bahkan cerita.
Kelebihan:
  • Siapapun dapat membuatnya
  • Tidak diperlukan peralatan yang mahal
  • Kamera
 Kelemahan :
  • Konsep pengerjaan lama
  • Konsep harus matang 
  • Diperlukan keahlian tinggi dan ketelatenan tinggi

 3.Animasi Komputer

Sesuai dengan namanya, animasi ini secara keseluruhan dikerjakan dikomputer. Melalui camera movement, keseluruhan object bisa diperlihatkan secara 3 dimensi. 

    C.Contoh Software Pembuat Animasi 2D

1.Adobe Flash

2.Macromedia Flash

 

Mengenal Macromedia Flash

a.Area Kerja Macromedia Flash 

1.Menu Bar, Merupakan menu utama yang terletak di bagia atas area kerja macromedia flash

2.Panel Tool, berisi tool-tool untuk menyeleksi, menggambar,mengedit, mengatur tampilan area kerja, dan mewarnai.

  • Selection tool:Memilih atau memindahkan obyek
  • Subselection tool:Merubah bentuk obyek pada edit point
  • Free Transform Tool:Memutar,merubah ukuran atau mengubah bentuk
  • Lasso Tool:Memilihbagian obyek yang akan di edit
  • Pen Tool:Menggambar dan merubah bentu suatu obyek dengan edit point
  • Text Tool:Menulis kata atau kalimat
  • Line Tool:Membuat Garis
  • Rectangle Tool:Membuat kotak atau persegi empat
  • Oval Tool:Membuat lingkaran atau oval
  • Pencil Tool:Membuat obyek secara bebas
  • Brush Tool: Memberikan warna dan membuat obyek secara bebas dengan pilihan ketebalan dan bentuk.
  • Ink Bottle Tool:Memberi atau mengganti warna stroke sebuah obyek 
  • Paint Bucket Tool:Memberi Warna Sebuat Obyek
  • Eyedropper:Mengambil contoh warna
  • Eraser Tool:Menghapus obyek
  • Hand Tool:Menggeser posisi tampilan pada stage
  • Zoom Tool:Mengatur perbesaran tampilan pada stage
  • Stroke Color:Memilih sebuah obyek warna untuk stroke 
  • Fill Color:Memilih warna fill sebuah obyek

3.Timeline, berisi layer dan frame yang berfungsi untuk mengontrol berjalannya animasi.

4.Stage, merupakan tempat dimana obyek animasi ditampilkan.

5.Panel Properties, berisi pengaturan-pengaturan yang berbeda sesuai dengan fungsi bagiandari area kerja yang diaktifkan.

6.Panel Color, merupakan tempat untuk mengatur perwarnaan Stroke dan Fill.

 

  • Layer adalah tumpukan objek yang kita kerjakan. Layer memberikan kemudahan untuk mengedit dan mengontrol objek.

  • Frame adalah komponen pada jendela kerja Adobe Flash yang berfungsi untuk menentukan durasi animasi dari sebuah objek. Semakin banyak frame, semakin lama objek akan dimainkan/ dianimasikan. Frame ditandai dengan kotak putih dengan garis hitam.

  • Keyframe adalah frame kunci.Keyframe bertugas untuk menentukan kapan sebuah objek akan tampil pada sebuah animasi. Keyframe dapat berisi sebuah objek atau lebih.Keyframe ditantai dengan bulatan berwarna hitam, Keyframe yang tidak berisi objek apapun disebut Blank Keyframe.

  • Blank Keyframe adalah sebuah fram kunci kosong. Blank keyframe berfungsi untuk menempatkan sebuat objek atau lebih pada frame, sebab tanpa keyframe/blank keyframe, frame tidak bisa diisi dengan objek.Blank keyframe ditandai dengan lingkaran berwarna putih dengan garis berwarna hitam 

 







Selasa, 06 November 2018

OLAHRAGA ATLETIK TOLAK PELURU
TOLAK PELURU merupakan diantara dari banyak cabang olahraga atletik. Bola besi yang berat harus dilemparkan oleh atlet tolak peluru dengan sejauh mungkin. Peluru yang berbentuk bola besi ini adalah  alat utama dalam bidang olahraga ini, yakni sebuah besi bulat berbentuk bola.
Peluru besi berbentuk bola tersebut dilemparkan dengan cara di tolakkan ke arah tujuan. Dalam melakukan tolakanya dapat menggunakan gaya menyamping atau membelakangi sektor lemparan.
Beberapa ukuran dan berat peluru disesuaikan dengan penggunaan dan kelasnya, diantaranya ialah :
·         Senior Putra : 7,257 kg
·         Senior Putri : 4 kg
·         Junior Putra : 5 kg
·         Junior Putri : 3 kg

·         Ukuran Lapangan Tolak Peluru

ingkaran Tolak Peluru berkonstruksi terbuat dari besi, baja atau bahan lainya yang sejenis untuk di lengkungkan. Pada bagian atasnya harus rata dengan muka tanah luarnya. Bagian lingkaran dalam tolak terbuat dari semen, aspal dan bahan lainya yang sejenis berbentuk padat namun tidak licin.
Ukuran permukaan dalam lingkaran tolak harus data antara 20 mm sampai 6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi. Lebar garisnya 5 cm terbuat diatas lingkaran besi menjulur panjang 0.75 m pada sisi-sisinya lingkaran garis ini terbuat dari cat atau kayu. Bagian diameter dalam lingkaran tolak adalah 2.135 m.
Ukuran tebal besi lingkaran minimum 6 mm berwarna putih. Balok penahan terbuat dari kayu atau bahan yang mendekati agar bisa sesuai lengkungan busur maka tepi dalam menghimpit pada lingkaran dalam tolak, sehingga lebih kokoh, ukuran lebar balok 11,2-30 cm, ukuran panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, dan tebalnya 9,8-10,2 cm
Berikut cara memegang peluru, diantaranya adalah :
·         Pada telapak tangan di letakan peluru lalu di pegang menggunakan jari-jari tangan.
·         Diatas jari telunjuk, tengah, dan manis peluru diletakan, sedangkan disamping di tahan oleh ibu jari serta kelingking untuk menahan peluru.
·         Ibu jari sebagai penahan yang mana peluru di letakan diatas jari-jari.
Peluru telah dipegang dengan baik sesuai cara diatas, maka selanjutnya peluru ditempelkan di leher pada bawah rahang dan didukung dengan tangan. Peluru bagian atas ditempelkan pada dagu dan siku pada 90 derajat.

Cara Menolak Peluru

1.  Persiapan
Berdiri santai sambil mengangkang selebar bahu, dengan posisi menyamping pada tolakan. Tangan kanan menggengam peluru lalu diletakan pada leher bagian bawah rahang dan menempel pada bahu. Bagian siku tangan kiri dibengkokan pada dada dengan pandangan ke arah tolakan.
2. Gerakan
Gerakanlah kaki yang terdekat dengan sektor lemparan untuk ayunan persiapan menolak. Ketika kaki mengayun ke depan, putarlah pinggang mengarah ke sektor lemparan, maka pinggul membantu untuk mendorong terhadap arah depat atas, dan tubuh akan condong ke depan dengan pandangan tetap fokus ke arah tolakan.
3. Akhir
Gerakan kaki kanan ke depan untuk menggantik kaki kiri sebagai tumpuan. Luruskan kaki kiri ke belakang dengan santai, lalu lutut kaki kanan agak sedikit menekuk dan pastinya dengan pandangan yang tetap tertuju ke arah tolakan.

Gaya dalam Tolak Peluru

·         Gaya ortodoks/samping
·         Gaya O’brein/belakang

Berikut Beberapa yang Menjadi Kegagalan Dalam Tolak Peluru Pada Umumnya :


1. Mengenai batas pada balok bagian atas
2. Mengenai lingkaran di luar tanah
3. Keluar atau masuk lingkaran dari muka garis tengah
4. Ketika dipanggil selama kurang lebih 3 menit sebelum menolak
5. Menaruh peluru dibelakang kepala
6. Peluru terjatuh di luar sektor lingkaran
7. Menginjak garis lingkaran lapangan
8. Keluar lewat depan garis lingkaran
9. Keluar lingkaran tidak berjalan dengan tenang
10. Gagal melempar peluru sebanyak 3 kali lemparan.

PERSAMAAN REAKSI DAN HUKUM DASAR KIMIA

1.                  Massa Atom Relatif (Ar)


Massa Atom relatif adalah perbandinganrelatif massa atom unsur tertentu terhadapmassa atom unsur lainnya. Satuan Massa Atomdisingkat sma.
1 sma =  x massa atom C-12
Jika massa atom Karbon (C) adalah 12,01115 »12 maka perhitungan massa atom relatifdilakukan dengan cara sebagai berikut :
Karena massa atom C-12 sama dengan 1 sma,maka
Yang berarti :
Ar X = massa rata-rata 1 atom unsur X » Ar X =pembulatan massa rata-rata 1 atom unsur X
Contoh :
Diketahui massa atom unsur Al adalah 26,98115 tentukan massa atom relatif (Ar) unsurtersebut :
Jawab :
 » 26,98115 dibulatkan menjadi 27

2.                  Massa Molekul Relatif (Mr)


Massa Molekul Relatif adalah perbandinganmassa 1 molekul unsur atau senyawa terhadapmassa atom C-12 dan dirumuskan sebagaiberikut :
 atau
Mr =jumlah total Ar unsur-unsur penyusunsenyawa                                           Atau
  Mr = S Jumlah Atom. Ar.b 
Jumlah Atom adalah hasil perkalian antaraindeks dan koefisien. Indeks menyatakanjumlah atom masing-masing unsur yang adadidepannya. Jika terdapat indeks ganda(indeks didalam kurung dan indeks diluarkurung), maka terlebih dahulu dilakukanperkalian antar indeks untuk mendapatkanindeks yang akan dikalikan dengan koefisiennantinya.
Koefisien menyatakan jumlah keseluruhanatom unsur yang ada dibelakangnnya. Jikaindeks dan koefisien tidak tertulis maka indeksdan koefisiennya adalah 1. 
aXb 
Penulisan indeks dan koefisien dilambangkansebagai berikut dimana,      
a     =     koefisien
b     =     indeks
X    =     lambang unsur
Contoh :
Diketahui Ar H=1, Ar C=12, Ar N=14, Ar O=16. Tentukan Mr dari senyawa (NH4)2.CO3
Jawab :
Mr (NH4)2.CO3   =   {(Jlh.Atom N.Ar N) + (Jlh.Atom H.Ar H) + (Jlh.Atom C.Ar C) + (Jlh.AtomO. Ar O)}
=   {(indeks N.indeks NH4).Koef.(NH4)2.CO3 x Ar N) + (indeks H.indeks NH4).Koef.(NH4)2.CO3 x Ar H) + (indeks C.Koef.(NH4)2.CO3 x Ar C) + (indeks O.Koef.(NH4)2.CO3 x Ar O)}
=   {(1.2 x 1 x Ar N) + (4.2.1 x 1 x Ar H) + (1.1 x Ar C) + (3.1 x Ar O)}
=   {(2.Ar N) + (8.Ar H) + (1.Ar C) + (3.Ar O)}
=   {(2.14) + (8.1) + (1.12) + (3.16)}
=   {(28 + 8 +12 +48)}

=   96